Disebuah kamar bernama hati Jendela masih terbuka Hembuskan dingin malam Melewati tirai Lelapkan aku dalam dekapan. Malam ini, sepasang lilin merah menyala Tak ada yang meniup hingga habis batang demi batang Menjelang fajar memulai hari Menyapa matahari untuk kembali Malam ini, sepasang lilin merah menyala lagi. Jogja 2003. MELAYANG RUH
PUISI 1 MERANGKAI TAJUK PERJUANGAN SANTRI SANTRI Perjuangan yang panjang Sayatan pedih yang terukir Bahagia dan duka berlalu Bersama tawa palsu dan tangis pilu Rasa sakit yang membeludak Rasa rindu yang membuncah Hidup bagai dalam penjara Terkekang erat aturan Meski banyak hal sulit yang melelahkan Meski beratpun tetep bertahan Disinilah hebat nya perjuangan kami Sebagi seorang SANTRI! BYD_Hope 127 PONDOKKU Suara rintik riuh rumput diterpa angin Bukit-bukit indah yang tinggi menjulang Mengelilingi pondokku ini Senja yang indah mulai tenggelam Diantara bukit-bukit yang indah menawan Warna langit yang cerah nan indah Mengelilingi langit pondokku Tarik riuh suara ribuan santri mengaji Sambil menunggu azan maghrib Hal ini membuatku rindu Akan suasana pondok pesantren Semoga aku berumur panjang Untuk belajar di pesantren lagi BY RAZA SANTRI Kau adalah pondasi bangsa dan negara ini Kau adalah tiang negara dan bangsa ini Demi tegak dan kokohnya negara dan bangsa ini Santri… kau adalah pemuda pemudi penerus generasi Pembela dan pembawa risalah islami Namun mengapa di masa sekarang ini Para ulama, habaib, syeikh, ustad, diincar dan difitnah keji Santri… Betapa egoisnya manusia di zaman sekarang ini Hanya memikirkan perut sendiri Tanpa mengingat Yang membantu Kemerdekaan ini, tegaknya negara ini, kokohnya negara ini... Itu adalah santri... BY INQEEYOUNG_08 SANTRI Sungguh kuat tekadmu Dari rumah jauh-jauh datang ke Pontren Nurul Falah Dengan membawa sebuah amanat dari orang tua Hanya demi ingin menuntut ilmu agama Meskipun mondok di musim Corona Tidak membuat semangatmu patah Tidak membuat tekadmu lemah Kau niatkan segala sesuatunya lillahita`ala Tak gentar kau tetap tabah Meskipun hatimu dilanda gundah Walau wabah Corona semakin merajalela Kau tetap berusaha tenang dan terus berdoa Santri Kau adalah pondasi bedirinya negeri ini Siang dan malam selalu mengaji Selalu berbakti dan berahlak terpuji Karena mengharap ridonya kiyai. BY RITA ARYANTI IBU… AYAH… Ribuan tetes keringatmu mendo`akanku Saat kau antar aku ke sebuah tempat Dimana aku rela menjauh darimu Kau serahkan aku demi belajar dan dibimbing disini Kau anggap aku adalah sosok yang kuat Tapi… Dimana saat kau pergi dari tempat itu Gelisah hatiku hanya memikirakanmu Ibu… ayah… Terimaksih telah mendegar keluh kesahku Terimaksih telah mengiyakan apa yang aku mau Terimakasih telah bersabar menghadapi sikapku Terimakasih atas segala cinta dan kasih sayang Yang telah engaku berikan padaku Maafkan aku Jika selama ini perkataanku menyakiti hatimu Maafkan aku yang selalu mengulangi kesalahanku Maafkan aku jika kesempatan waktu yang sedikit denganmu Demi mengejar cita-citaku... BY DINA_FASELA
PUISIUNTUK ANAKKU. 20.05 No comments. IBU BERKATA. Duhai anakku tercinta. Duhai anakku tercinta. Hari ini, ketika ayamu telah tiada. Kau campakkan aku, ibumu sendiri. Kau biarkan aku terbaring lemah tanpa kau di sampingku. Aku merasa cinta dalam hatimu tlah hilang entah kemana. Setelah tujuh tahun di pondok pesantren Matholiul Anwar Pangarangan Sumenep sejak dinyatakan lulus dari SDN Ambunten Timur 02 Kecamatan Ambunten, Sumenep anakku yang kedua Muhammad Abduh Ar-Ridha kini telah menjadi santri khirrijin pada akhir April 2019. Entahlah dalam pandangannya ia selalu melihat sosok besar seorang Gus Mus, Rembang dan D Zawawi Imron dari kota siwalan Sumenep, Madura. Dua sosok itulah yang seolah-olah menjadi "kaca gebbang" atau pionir dalam batinnya. Maklumlah selama di pondok pesantren tidak diperkenankan membawa HP. Bagi santri cukuplah mengaji kitab-kitab klasik, ya itu saja. Sebab itu setiap ada waktu untuk pulang yang biasanya hanya dua kali dalam setahun yaitu ada Idul Adha dan Idul Fitri dia selalu pinjam dan membuka HP milik saya, ayahnya. Yang dicarinya adalah akun facebook saudara Ibnu Hajar, teman saya ketika di pondok pesantren yang sama dulu. Ia sangat menggandrungi puisi-puisinya di akun facebooknya. Dan pernah menuturkannya kepada saya, "Pak, boleh kan kalau saya ingin jadi penyair ?" Dengan berbekal cita-cita itulah ia minta izin kepada ibunya untuk bisa melanjutkan perkuliahannya di Jogjakarta. Sebab ia meyakini dengan berbaur dengan komunitas penulis di di Jogja bisa menumbuhkembangkan bakat alamiahnya yaitu menjadi penyair dan penulis. 3 hari yang lalu tepatnya tanggal 12 Mei 2019 ia mengikuti utbk sebagai salah satu persyaratan untuk mendaftar dan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri di Universitas Trunojoyo Madura. Ia melukiskannya dalam sebuah akun facebooknya sendiri berikut ini. Pada malam pertama di Bangkalan bismillah.. cintamu adalah lautan yang tak bertepi rindumu adalah sampan bagiku untuk melawan tarian tarian ombak di bibir mu yang menabur gerimis luka pada senja beribu sampan kulayarkan mencari mimpi yang hilang dalam goresan perjalanan cerita kita dalam memeluk sajak puisi dan kata kata dikamarsunyi jum'at 10 mei 2019 bangkalan madura Pada hari ketiga ketika akan mengikuti tes utbk di Bangkalan bismillah... ibu, bapak, guru-guruku dan kiai..kubawa dawuhmu yang menjelma kupu-kupu bagiku untuk berterbang di angkasa raya ini dalam sajak cintamu UTM BANGKALAN MINGGU 12 MEI 2019 SEMOGA BAROKAH DAN SUKSES Kemudian aku mencoba mengomentarinya dalam sajak puisi berikut. Terbanglah ... Terbang dengan corakmu nan indah Nekstar cinta sengaja dilelehkan pada bibir-bibir melati penuh semerbak Sejauh nafas madu di dada ini Terbanglah sehingga rembulan terangi senja Betapa ia sangat menginginkan pun mendambakan doa dari kedua orangtuanya sehingga ia menulisnya berikut ini Laut di cipta... Untuk selalau memeluk ombak pepasir dan karang... Matahari bersinar.... Untuk selalu menghangatkan Sahara samudera.... laksana rama rama... Yang mengitari puspa... Ibu, engkaulah lautku Engkaulah matahariku... Engkaulah puspa ku.... Duhai anakku gapailah cita-cita kamu, ayah-ibumu merestui dan selalu mendoakan atas kesuksesanmu. Ambunten, 14/05/2019 Puisi; Motivasi untuk Diri. By Fathimah NJL Feb 11, 2017. 1,228 total views, 1 views today . Diriku, ketika kau lihat di depan matamu. Kau lihat jalan yang penuh dengan halangan. Lalu kau merasa tak mampu untuk melewatinya. Maka janganlah takut. Kelas 2 SMA, Pesantren Media] Navigasi pos. Puisi ; Kejujuran Hati . Di Ufuk Senja, Aku
ContohPuisi untuk Guru yang akan Pensiun. Selanjutnya ada contoh puisi guru sedih bikin nangis yang ditujukan untuk guru yang akan pensiun. Jika ingin menyampaikan puisi khusus untuk kondisi seperti ini, pastikan untuk mengutamakan unsur waktu di dalamnya. Simak uraian contoh berikut ini: Waktu memang terus berlari

HomeHALAMAN 7 Puisi Agus Widiey | Lagu Kegagalan. Puisi Agus Widiey | Lagu Kegagalan negerikertas.com. Agustus 05, 2022 HALAMAN 7,

914/2018. 1. KAWACA.COM - Dalam rangka menyambut Hari Puisi Indonesia 2018, Perkumpulan Rumah Seni Asnur membuat Gerakan Akbar Guru ASEAN Menulis Puisi. Penerimaan naskah dibuka dua tahap dengan batas akhir pengiriman tanggal 20 Agustus 2018. Setelah melalui proses yang panjang dan melelahkan akhirnya Asrizal Nur selaku penggagas bersama Tim Puisiuntuk anak tercinta yang sangat menyentuh hati atau puisi untuk anakku dengan judul hidupmu bak puisi. Bagaimanakah cerita puisi mengharukan dan kata kata puisi untuk anak dalam bait bait sepenggal puisi untuk anakku yang dipublikasikan berkas puisi. Untukurusan mengaji, aku percayakan anakku pada pemilik kos, Pak Asroi, yang dengan telaten selalu mengajari membaca Al Qur’an setiap habis magrib. Sedang untuk pengetahuan agama Islam lainnya, seperti tauhid, fiqih, dan akhlaq, aku titipkan di Madrasah Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Kalibening, Salatiga yang hanya berjarak 200 meter INDRAMAYU– Suasana di Pesantren Nahdlotul Mubtadiin Al-Islamy (Namu) Desa Pekandangan Jaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (12/7/2022) pagi, nampak berbeda dari biasanya. Ratusan santri nampak sudah berkemas dengan barang bawaan masing-masing. Bukannya mau pulang ke rumah, barang-barang bawaan itu menjadi salah satu kesiapan .
  • 6nszfia34x.pages.dev/369
  • 6nszfia34x.pages.dev/222
  • 6nszfia34x.pages.dev/203
  • 6nszfia34x.pages.dev/9
  • 6nszfia34x.pages.dev/333
  • 6nszfia34x.pages.dev/455
  • 6nszfia34x.pages.dev/116
  • 6nszfia34x.pages.dev/64
  • puisi untuk anakku di pesantren